Senin, 13 Agustus 2018

Living On Board 4 Hari 3 Malam : Lombok - Labuan Bajo

Yeay. Akhirnya rencana untuk Living On Board (LOB) di Taman Nasional Komodo terlaksana. Aku memilih untuk berada lebih lama di laut, 4 hari dan 3 malam. Perjalanan LOB dimulai dari Labuan Lombok menuju Labuan Bajo. Aku ikut LOB ala backpacker menggunakan kapal kayu. Selama perjalanan kami sempat mampir ke Pulau Moyo, lihat lumba-lumba berenang, naik ke puncaknya Gili Laba, ketemu komodo di Pulau Komodo, berenang di Pink Beach, mencoba peruntungan bertemu manta di Manta Point, snorkeling di Pulau Kelor, dan berlabuh di Labuan Bajo.


Sabtu, 04 Agustus 2018

Belajar Menjadi Vlogger Modal Smartphone

Akibat sering nonton Youtube dan browsing video perjalanan sana-sini, hasrat untuk bikin video perjalanan sendiri pun muncul. Vlog adalah video blog,, jadi semacam catatan perjalanan tapi dalam bentuk gambar bergerak dan suara. Nggak sulit untuk membuat vlog dan coba-coba menjadi vlogger. Yang perlu dilakukan adalah merekam setiap momen perjalanan. Setelah itu edit trus upload deh. Semua hal ini aku coba pelajari memakai smartphone yang mudah dan praktis dan yang paling penting user friendly.


Kamis, 02 Agustus 2018

Menginap di Airy Room Lucu di Jogja - Londres Bed & Breakfast

Menggunakan jasa Airy Room ternyata menyenangkan ya. Ini adalah pengalaman pertamaku dengan Airy Room. Airy Room bilang mereka pasti jamin kamar-kamar yang mereka sediakan sesuai dengan standar Airy Room; kamar mandi bersih, linen bersih, AC, ada peralatan mandi, dan bonus snack. Aku pikir Airy Room cuma menjamin area kamar saja, ternyata ketika menginap di Airy Room di Jogja ini ada bonus seluruh bed and breakfast-nya lucu parah.



Lokasi Airy Room lucu di Jogja ini adalah di area

Minggu, 22 Juli 2018

Menginap Semalam di Wae Rebo

Bisa merasakan tinggal semalam di salah satu desa dengan akses yang lumayan sulit adalah lifetime experience buat aku. Seharian aku berinteraksi dengan warga, dari mulai anak-anak, kakak-kakak, sampai bapak-bapak. Hahaha,, agak maksa nih biar belakangnya terdengar senada dengan akhiran -ak,, aku juga berinteraksi dengan mbak-mbak dan ibuk-ibuk kok. Satu hal yang bikin aku belajar banyak dari warga Wae Rebo adalah sikap mereka yang sangat terbuka, sederhana, dan mampu bekerja sama. Keren kannnnn.



Kegiatan pertama begitu memasuki Desa Wae Rebo adalah masuk ke rumah kepala adat. Di rumah kepala adat ini semua pendatang wajib

Jumat, 13 Juli 2018

Jalan-Jalan ke Wae Rebo Naik Motor

Akhirnya keinginan untuk berkunjung ke Wae Rebo tercapai. Dimulai dengan masa persiapan memilih opsi mana yang paling asik untuk menuju Wae Rebo - naik motor setir sendiri, cari temen jalan tapi naik motor, ikutan open trip, ngomporin grup biar bisa sewa mobil -, sampai akhirnya berangkat ke Wae Rebo secara mandiri - nggak pake agen tur atau pun open trip dan tanpa guide -, berhasil melewati hutan dan menemukan Desa Wae Rebo, diterima melalui upacara adat di Wae Rebo, dan kembali dengan selamat ke Labuan Bajo. :)


Desa Wae Rebo dari kejauhan

Jumat, 06 Juli 2018

Pengalaman Menginap di Hotel Sendok Lombok

Hotel Sendok terletak di Pantai Senggigi, Lombok. Lokasi Hotel Sendok sangat strategis, aku cukup naik Damri dari Bandara Lombok Praya, membayar uang Rp. 40,000 dan ngomong dengan Pak Sopir kalau aku akan turun di Hotel Sendok. Damri pun berhenti tepat di depan hotel. Untuk hotel super strategis ini aku membayar kurang dari Rp. 100,000. Lalu bagaimana pengalamanku menginap di Hotel Sendok?



Secara keseluruhan pengalaman menginap di Hotel Sendok sangat menyenangkan. Aku mendapat informasi tentang Hotel Sendok dari

Jumat, 29 Juni 2018

Review: Koka Cheese Tea dari Loffle Pop Up Dessert Semarang

It's good to be back to Semarang again. Bertemu dengan Semarang berarti bertemu dengan udara panas. Bertemu dengan udara panas berarti saatnya nyari sesuatu yang segar. Kali ini aku pengen nyobain minuman kekinian yang konon banyak disukai orang, cheese tea. Cheese tea berarti campuran teh dan keju. Terdengar agak aneh ya. Keju yang biasanya jadi toping makanan dicampur-campur sama teh yang minuman. Eh,, tapi kok banyak yang suka? Seenak itu kah?




Senin, 18 Juni 2018

24 Jam di Jogja Tanpa Malioboro

Berkali-kali ke Jogja, jalan Malioboro nggak pernah meleset dari itenary Jogja. Jalan Malioboro semacam jadi kewajiban ketika berkunjung ke Jogja. Tapi kali ini aku mau jalan-jalan ke Jogja tanpa mampir-mampir dulu ke Maliboro. Waktu yang aku punya di Jogja kali ini nggak lebih dari 24 jam. Misi perjalanan ke Jogja kali ini adalah mengunjungi toko-toko kecil yang menjual produk-produk lokal khas Jogja.

 


Sabtu, 09 Juni 2018

Itenary Ubud 3 Hari

Ubud, Bali identik dengan sawah bertingkat-tingkat yang indah dan tempat yang penuh ketenangan. Foto-foto tentang Ubud selalu didominasi dengan pemandangan hijau yang tampak menenangkan. Layaknya berkunjung ke rumah nenek di desa, Ubud selalu mengajak kita untuk kembali pulang dan do nothing but just enjoy your breathing. Buat aku, perjalanan ke Ubud selalu tanpa rencana, tanpa itenary. Tapi di akhir perjalanan, aku ingin mencatat juga catatan perjalananku ke Ubud selama 4 hari, pasalnya ada berbagai tempat menarik yang cantik, aktivitas yang menarik, juga makanan yang asik. 



Foto ini diambil di Desa Petulu, saat matahari terbenam. Perjalananku ke Ubud kali ini juga mampir ke Desa Penglipuran yang nggak kalah cantik, juga datang ke spot untuk menikmati sunset yang lain yang terkenal cakep untuk dipajang di instagram, Campuhan Ridge Walk.