Jumat, 30 Maret 2012

Destination No Where

Tanggal sudah ditentukan. Libur sudah diatur. Tiket sudah di tangan. Backpack sudah dikemas. Teman jalan sudah ditemukan. Namun tujuan, entah dimana. Destination no where.


Rasa rindu untuk melebarkan sayap kembali merasuki jiwa saya. Kebetulan saat itu long weekend datang menyergap. Tim jalan2 sudah menyiapkan rencana. Namun cuaca yang tak menentu membuat rencana yang sudah disusun jauh-jauh hari harus ditunda. Aku tak peduli. Kami tak peduli. Ke mana pun tujuannya, kami butuh berkumpul dan menghirup udara yang lain.

Tengah malam itu aku bertemu dengan tim di atas kereta ekonomi. Mereka membawa berita baik dan berita buruk. Berita baiknya; yeay kita bertemu lagi. Berita buruknya; setelah delapan jam mereka bersama dalam kereta, destinasi belum juga ditemukan. Baiklah, kita tunggu sampai kereta ini berakhir di Pasar Turi saja.

Matahari belum menampakkan wajahnya ketika roda-roda kereta berhenti tepat di Stasiun Pasar Turi. Foto-foto, cuci muka, gosok gigi, dan foto-foto lagi adalah aktivitas favorit pagi di Pasar Turi. Tujuan selanjutnya sudah dibicarakan. Menuju Terminal Bungurasih.


Pagi setelah perjalanan berjam-jam, tentu saja cacing-cacing dalam perut protes minta kehangatan. Teringat pengalaman dulu - makan soto nggak enak dengan harga nggak sesuai - di warung dekat stasiun, kami lebih selektif memilih warung. Pilihan jatuh pada warung tenda kecil yang cukup banyak fans. Berhubung warungnya kecil, kami mesti tebar lapak sendiri di parkiran ruko yang masih kosong. Makan kali ini enak, pilihan menunya banyak, dan yang jelas semua menu dihargai Rp.7000 seporsi. Nyam nyam.


Terminal Bungurasih belum berubah sejak kami tinggalkan beberapa bulan lalu. Kali ini pilihan kami jatuh ke bus menuju Probolinggo. Sekitar 5 jam kami duduk tenang di bus, tertidur, terbangun, tertidur, dan terbangun lagi. Sampai terminal Probolinggo yang airnya bersih dan kamar mandi agak luas, beberapa dari kami pilih mandi siang. Selesai mandi, elf sewaan siap mengantar. Next destination.


Elf ini sepertinya hanya mau jalan tenang. Kecepatannya tidak lebih dari 50 km/jam. Tetap aktivitas kami duduk tenang, tertidur, terbangun, tertidur, terbangun lagi. Kadang saya juga merenung sambil menatap jalanan. Saya melewati PLTU dan teringat perjalanan wisata saat SMP dan SMA. Kali ini saya berwisata bersama tim yang tidak satu SMP, atau satu SMA, atau satu kerjaan. Saya juga melihat hamparan pasir putih, lautan luas, dan kapal-kapal kecil dengan layar warna-warni yang indah. Oh,, praise the Lord. Berkali-kali saya bersyukur pada Tuhan. Inilah bagian perjalanan yang selalu membuat saya kangen.


Matahari yang naik sangat tinggi dan waktu yang sudah berlalu membuat lambung kami kosong kembali. Berkat rekomendasi mas sopir elf, kami mampir ke sebuah warung makan yang punya menu ikan goreng. Satu porsinya Rp.10,000. Berhubung kami ber12 dan si ibu sendirian, kami harus sabar sebelum menikmati ikan goreng yang benar-benar baru digoreng. Enak. Servis di warung makan ini memuaskan, mulai dari charge handphone sampai mandi puas. Bahkan teman saya dapat kolak gratisan dari si ibu.

Perut kenyang, matahari mulai bergeser ke barat, dan roda elf mulai bergerak. Tujuan sudah ditentukan. Baca posting lanjutan,,, :)

Senin, 12 Maret 2012

Java Jazz 2012 on my review

Finally,, berhasil juga ngerasain berada di salah satu festival jazz kelas dunia. Senangnya ^^


Berada di festival musik dan berada di konser musik itu benar2 sesuatu yang berbeda. Kali ini saya menikmati mengatur jadwal saya sendiri untuk berada di panggung mana. Berbekal print2an jadwal dari official web, kegemaran pada beberapa band dan jenis musik yg ada, dan modal nanya, kurang lebih 9 jam saya habiskan lari ke sana kemari di arena PRJ yg luar biasa luas.

Batavia Cafe

Late night in Jakarta Kota. Too crowded to cross the street. It's better to just relax, enjoy the sofa, and off course the ambience.
glass of mocktail
nice jazzy tune from the band





nice interior spot for photograph


Minggu, 11 Maret 2012

Mmm,,, liburan

"Pekerjaan itu hobi. Jalan2 itu pekerjaan", kata-kata ini dilontarkan oleh bos besar saya sekitar 4 tahun lalu ketika saya untuk pertama kalinya bekerja secara profesional di sebuah institusi besar. Entah mengapa kata-kata itu selalu terngiang-ngiang di benak saya.

Beberapa bulan belakangan saya merasakan manfaatnya. Ketika saya memutuskan untuk belajar fokus hanya untuk bekerja, bekerja, dan bekerja saja, saya sering merasa stagnan dan buntu. Apalagi kegemaran saya memang jalan, menikmati suasana baru, dan menyerap energi postif dari sana. Yah, liburan benar2 me-refresh otak saya secara ajaib. 

Ini beberapa cerita liburan saya lewat gambar bulan ini.










#thankGod

Selasa, 06 Maret 2012

new year trip on pictures

As I've promise before,, after the story here comes the pictures

bungurasih, surabaya. laugh and friendship

madrakaripaura waterfall

morning breeze

take picture, perpetuate moment

yak,, saya emang narsis :P

picture has tell you, isn't it

INDONESIA !!!

kawah bromo,,, so cloooosee

di balik jeep merah, jalanan menuju ranu pani, dan hujan yg menemani

kabut di ranu gumolo (moga2 bener namanya *baca doa)

yihaaa,,, ranupani!!!

bukit teletaubies dan tanaman hijau di balik pasir item bromo

di tengah perjalanan rafting,, wajib berpose dengan tim dan guide

keluar dari mobil,, turs cekrak cekrek di tengah suramadu,, *turis yg budiman :))

Kamis, 01 Maret 2012

New Year Trip

I know it's already March. But I still want to share my experience in last new year. Here there are,,,


The journey start from my hometown, Semarang. Friends already on their way to Surabaya from Jakarta by economic train. Me, wait in Poncol Station Semarang in the midninght. Waiting for the train to stop for a while and let me in to the train that usually full with people.
Something different that day. I can't pass by to the station because i didn't bring any ticket with me. The ticket is in my friend because i buy ticket jakarta-surabaya. So, i have to wait friend to down from train, take me in entry gate with the ticket, and let me in to station and off course the train. Nowadays is different. The economic train more human. No more people sit down in the alley, don't have any space to move. Economic train just like bussines train, but different chair off course.
After 6 hours, we already reach Surabaya. Welcoming soto and ice tea. Take some water to facial and tooth brush. We ready for the next stop.

From Pasar Turi train station, we move to Bungurasih bus station by city bus. We take bus to Purbalingga from Bungurasih. It takes about 3 hours. Reach Purbalingga, we take elf to the next destination. First destination about 1,5 hours. Long journey, don't you.
Viola, after ride into village in bad road, we reach Madakaripura Waterfall. The waterfall has some story about Majapahit Kingdom. There Majapahit statue in entry gate.
The road to waterfall is nice. We have to pass bad road, cross the river, up and down. The waterfall is so big. It just like big dome. You have to come see by yourself. Our pictures, mostly, is bad because the weather. Because the bad weather also, we can explore deeply into the corner of dome waterfall. There's some warning from the local guardian. Better follow the local advise, isn't it.
The local is right. After we achieve the enter gate, the rain come so badly. We have to wait some moment while eating indomie and tolak angin (popular instant jamu from Indonesia) to make our body warm.

Here we go, second destination, Bromo, Cemoro Lawang.
Bromo is so cold but also warm. I think everybody wish to spend their new year eve in Bromo this year. Last year bromo is quiet because of eruption. But, night in bromo always chill. I think it's better to sleep between friends that night.
At 3 am, we all wake up. We wish to welcoming first sun in 2012. Yeay. The jeep already pick me. Two jeep for 20 for us. It was the bad communication, but I don't want to tell it in here. Just be sure to communicate with the local about this.
Bad weather of  December still coming that morning. The sun feel shame to show it's bright face. The cloud dominate the red sky. But, i still see the beautifull magnificent paint of God in Bromo. Nice.
Come to bromo, you have to come to Bromo crater. The jeep take us near to the crater before we finish it by foot.
I was tell you that i was so close with Ranu Pane while i was visiting bromo. Nowadays, i already reach it. It was chill. The rain coming when we arrive. Unfortunately, the lake is covered by some weird plant. We take some walk and find another ranu (lake). My bad, i forgot the name. It was nice and covered by thick fog. But, still, i enjoy the fog.
The jeep take us again. Across the up and down bad road, magnificent ravine scenery, telletubies hill, savana, and also the desert. We back to bromo, and ready for the next destination.

We use elf to back to Purbalingga. From Purbalingga, pick up car is picked us up to go to Pekalen. My bad, i forgot the name of the village. It just one pick up that picked us up for 18 of us (2 friends back in Purbalingga). Don't imagine it as bad, we enjoy it so much. It was fun a lot.
We sleep in local home. Big home and nice condition. 
Next morning, we surprised with the durian, avocado, and rambutan. It's all nice and cheap. We also can peel the avocado skin without some knife.
What we do in Pekalen is rafting. The scenery is amazing. I feel unsatisfied. Because it feels so fast. Whereas we already rafting for 12 km. I want more.

The journey end up again in Surabaya. We already enjoy Surabaya and Suramadu. And also we enjoy friendship and togetherness. Share and explore together. Thank you to you my dear friends. :*

PS: photos more is here