Minggu, 27 April 2014

Stay A Night In Labuan Bajo

After 12 hours just sit in front row of Gemini Bus that take us from Bajawa, finally we arrive safely in Labuan Bajo. Yeay!


It was dark when we reached Labuan Bajo. The bus driver ask us where to stay. We said we haven't booked any hostel or something like that yet. Then, he offered me which one of ho(s)tel do we like. The cheap one, the comfort one? We ask the comfort one with reasonable price. He offered about hostel for lokal citizen, clean enough, or for tourist, mostly foreign who stay. The conversation still continue,, then we can't decide yet which one. So, the friendly om Leo take us near some kind of foodcourt in the harbour of Labuan Bajo. He said, it's the good decision, the hostel clean, cheap, and near with the cheap food resources for diner. Hahay.

Minggu, 13 April 2014

12 jam menuju Labuan Bajo

"........ ada bus ke Labuan Bajo. Bus hanya satu kali sehari, berangkat dari Bajawa jam 7 pagi. Travel juga ada. Berangkatnya kalo ada penumpang."
"-___________-"


Itulah salah satu hal yang kurang mantab saat ngetrip di Indonesia, terutama di daerah-daerah semi pedalaman. Transportasi kurang memadai. Huhuhuhu. Nasib hobi jalan-jalan, duit mepet, waktu terbatas. Huhuhuhuhuhuhuhuhu.

Kamis, 03 April 2014

Sebentar di Bajawa

Thank God! Selalu ada hal baik di balik kejadian tidak menyenangkan, begitu juga hal yang menyenangkan menandakan kita selalu dikeliling hal yang baik. :)


Senang rasanya akhirnya bisa menginjakan kaki di Bajawa, kota kecil yang damai, rapi, dan tenang. Yeay,, aku bertemu lagi dengan sahabat di masa-masa kuliah dan awal kerja. 


Bajawa seperti halnya kota dalam cerita masa kecilku. Kota kecil yang rapi, rumahnya teratur, dan jalanannya sepi. Rasa-rasanya orang-orang Bajawa hanya mengenal aktivitas bersantai. Ketika matahari menghilang di barat, penduduk Bajawa menikmati rumah dan keluarga.