Selasa, 19 Mei 2015

Menginap di Hanok dengan Budget Backpacker

Bagaimana ya rasanya menginap di rumah tradisional Korea,, tapi dengan budget backpacker yang terbatas?


Ternyata backpacker yang identik dengan budget rendah,,, atau kalo kata orang-orang yang di sekitar aku bilang,, biaya se-murah mungkin, juga bisa punya pengalaman seru tanpa harus keluar terlalu banyak uang.



Kata kuncinya adalah kamu harus mencari mencari dan mencari, kemudian berhitung dan membandingkan.



Kali ini kami berhasil menginap di penginapan hanok, rumah tradisional Korea. Biaya menginap di sini adalah 120,000 won untuk kamar keluarga yang bisa ditempati 4 orang. Jadi kami harus bayar 30,000 won per orang. Bila menginap di guesthouse biasa, untuk kamar dormitory kami mendapat harga terendah 20,000 won. Mmm,, beda 10,000 tapi dapat pengalaman yang seru kan.



Ketika sampai di penginapan, kami disambut dengan hangat oleh resepsionis cowok yang model rambutnya mirip cowok-cowok di drama korea. Kami diperbolehkan early check in pada pukul 8 pagi karena kamar sudah ready. Kami mendapat kamar mandi dalam lengkap dengan bath-up kayu yang cantik lengkap dengan peralatan mandi. Kami tetap mendapat fasilitas dapur bersama dan free american simple breakfast (baca: roti tawar lengkap dengan selai dan kopi atau teh). Pagi hari saat kami early check in kami juga bisa minta roti bakar yang kami bakar sendiri untuk breakfast.


Kami juga mendapat kesempatan untuk meminjam baju tradisinal korea dan berfoto di sekitar area Bukchon Hanok Village.


Seru kannnn


- Dini L A -
*Pssst,,, kami menginap di Doo Guesthouse di area Bukchon Hanok Village. Reservasi menggunakan email, tanpa membayar uang muka, tanpa jaminan kartu kredit

Senin, 18 Mei 2015

Back to School

It's been a semester when I decided to re-enter formal education. I continue my journey on my education into magister class of health promotion.

So, after decide to choose music as my life, one day I had question about "what should I do in this life?". I can't answer my question. I think I haven't do something to this world, to my country, to family, even to myself. 
Instead do my dream to feel how it's like to have work and holiday visa for a year in new country, I choose to re-enter to university. I continue my study from nursing, public health, and now health promotion.
Now, I had pass my bad times in the last first semester, and still doing my second semester happily. I feel grateful because I do something for myself. I keep on studying so my brain still working and (I wish) balance (because I do music mostly).
If they ask me, what will I become after graduate,, I can't easily answer it. I haven't know for sure yet. But I know I have more choice to choose.  

Pilihan membuatmu berdaya! Jadi ini adalah pilihan untuk menciptakan berbagai macam pilihan yang bisa dipilih.

@dinilint

Minggu, 10 Mei 2015

Satu Hari di Seoul

Hal yang menyedihkan selalu datang dalam hidup. Bagaimana kamu menghadapi hal menyedihkan yang membuat kamu hidup!

Tempat non-touristy di salah satu sudut Seoul yang bisa ditemukan dengan membaca buku panduan turis dengan cermat

Setelah kehilangan kamera dan menyesal luar biasa, rasa-rasanya sayang untuk

Sabtu, 02 Mei 2015

Seoul: Bus Malam dan Kamera yang Hilang

Hati-hati naik bus malam di Korsel, terutama tentang perhitungan waktunya!

Bukan replika bus malam
Tapi karya seni jalanan yang dipamerin di jalanan Seoul

Malam itu kami naik bus terakhir dari Gyeonju ke Seoul. Jadwalnya berangkat jam 12 malam dan tiba besok pagi jam 5.30. Ternyataaaa,,,,