Sabtu, 17 Oktober 2015

Sapu Lidi Bandung, Makan dan Menginap

Kata Sapu Lidi Resto, makan di sapu lidi berarti makan di sawah. Saya pun kebayang bakal makan di saung-saung dengan pemandangan hijau di sekeliling dengan menu-menu khas Indonesia. Kalo lagi di Bandung berarti menu sunda. Nah,, kalo nginep di tengah sawah trus piye??


Ide makan di Sapu Lidi di jam makan siang saat long weekend di Bandung
menurut saya bukan ide yang bagus. Apalagi ini pergi ke Sapu Lidi yang di Lembang, padal kami berangkat dari Bandung. Jadilah kami harus menahan lapar dan bermacet-macet ria sepanjang jalan.


Tapi ketika sampai di lokasi, kami sudah merasa adem dengan tempatnya yang seru. Terlebih ada teman yang tidak biasa lihat pemandangan hijau dan duduk lesehan di saung dengan udara Lembang yang segar.


Keraguan saya datang lagi ketika kami memesan menu. Saya pikir kami harus menunggu lama untuk menu-menu yang kami pesan. Ternyata menunya datang setelah kami menunggu sekitar lima menit, tidak selama yang kami bayangkan untuk persiapan menu Indonesia. 


Saya surprise ketika menikmati setiap hidangan dan mendapati rasanya enak!! Beneran enak!! Saya pikir rumah makan yang menawarkan konsep unik dan tempat lucu kurang bisa memberikan rasa enak pada masakannya. Sapu Lidi punya masakan enak!


Karena teman-teman saya puas makan di Sapu Lidi, malam terakhir pun diputuskan untuk menginap di Sapu Lidi Resort. Kami datang ketika malam sudah larut, sekitar pukul delapan malam. Ketika kami sampai di lokasi resort yang letaknya lebih ke dalam dibanding resto nya, kami tidak hanya disambut sambutan ramah para staf, tapi juga angin dingin Lembang.


Kami pun diajak berjalan kaki menuju kamar melewati jalanan penuh kerikil. Koper-koper kami yang tidak bisa difungsikan rodanya ditaruh becak, kemudian becaknya rame-rame didorong. Belakangan kami baru tahu bahwa becak di sini tidak bisa dikendarai seperti becak sebagai alat transportasi, rodanya sudah kempes pes, remnya nggak ada, sadelnya miring kesana-kemari, tapi kalo didorong seperti gerobak masih bisa.


Kamar di Sapu Lidi super besar. Kalo tulisan-tulisan lain membahas bahwa Sapu Lidi Resort romantis,, saya nggak setuju sama sekali. Tempat ini paling enak buat gathering keluarga yang rame-rame. Saya kalo sendirian di situ rasanya gimana saking besarnya. Bahkan malam itu kami berendam di bath up nya yang terbuat dari batu dan berukuran super besar rame-rame. Tentu saja kami berendam air panas.


Paginya kami jalan-jalan di sekitar area resort yang luas. Saya merasa seperti jalan-jalan di desa yang sepi dan super rapi. Kami juga main kano di danau buatan. Sayang kami kepagian main kano nya, karena airnya masih kotor. Pada saat kami jalan check out, air danaunya sudah bersih dan ada foto prewed di situ.


Sarapan pagi itu kami pilih duduk di saung dekat sawah. Kami mencoba semua menu; nasi goreng, mi goreng, mi tek-tek, soto bandung, jus dengan yoghurt dan teh. Saya si paling suka rasa mi tek-tek nya. 


Saya cukup puas menghabiskan satu malam dan satu siang di Sapu Lidi Resto and Resort Bandung. Kapan-kapan pengen nyobain yang di Ubud deh. Semoga rejeki.


Kalo mau tahu lebih lanjut langsung cek ke kesini aja. Have fun!

Dinilint

4 komentar:

  1. thank you for your comment lovely Ciki :)

    BalasHapus
  2. seneng sama yang ndeso dan jadul kayak begini ....
    kerennnn ....sering ke bandung tapi belum pernah sekalipun kesini ... hehe

    BalasHapus
  3. kalo menurutku agak mlipir ke pinggiran Bandung kang BARSAPEDAHAN,, makanya masih dapet lahan ndeso yang luasss

    BalasHapus

Thank you for reading and leaving comment :)