Rabu, 14 Februari 2018

Can't you see the different


Story behind this post:

Saya baru saja mendengar berita tentang kasus kekerasan yang dilakukan oleh orang tidak bertanggung jawab yang menikam pemuka agama saat sedang memimpin kegiatan agama. Satu hari sebelumnya ada twit tentang penolakan terhadap salah satu acara agama minoritas di salah satu daerah di Indonesia, sedangkan di sisi lain beberapa kelompok mengecam kasus Rohingya. Salah satu pesannya berbunyi, "Jika kita mengecam yang terjadi di sana (Rohingya) dan menghalalkan yang terjadi di Tangerang, rasa keadilan kita palsu. -Goenawan Mohamad-" 

Postingan saya di Instagram @dinilint pada tanggal 11 Februari 2018 memang bercerita tentang perbedaan, tapi sebenarnya bukan perbedaannya yang ingin saya tonjolkan, namun di balik semua perbedaan ini ada persamaan yang menyatukan.

Saya sedih dengan apa yang terjadi dengan Indonesia. Indonesia yang katanya sudah merdeka sejak tahun 1945, yang dibangun dari beribu-ribu suku dan bahasa adat, yang memiliki dasar bernama Pancasila yang bersimbolkan Bhineka Tunggal Ika, kenapa harus bertengkar atas nama agama?
Saya, sebagai orang Indonesia, masih berharap negara ini tetap ada, tetap bersatu, dan damai selalu. Saya juga percaya bahwa sebagian besar penduduk negeri ini punya harapan yang sama seperti saya.

May God be with us.

Dinilint

Sabtu, 10 Februari 2018

Sakura

Sakura. Bunga cantik berwarna pink yang muncul setahun sekali sebagai peringatan bahwa musim semi akan segera tiba dan mengakhiri masa-masa dingin di musim yang lalu. Pertemuanku dengan bunga sakura cukup memberikan memori yang menyenangkan.

sakura di jalanan Seoul

Saat itu musim semi di Seoul dan di tiap sudut jalan

Jumat, 02 Februari 2018

Indonesia. Aku cinta.

Pernah nggak kamu bertanya 'Kenapa kamu terlahir sebagai Indonesia'? Aku pernah.

Berfoto bersama presiden dan wakil presiden pertama RI, Sukarno Hatta di Bandara Sukarno-Hatta

Saat aku cuma punya TV & koran sebagai media untuk mendengar cerita dan berita, rasa-rasanya mendengar