Jumat, 21 September 2018

Cerita Bandara Baru Semarang. Yeay Akhirnya Ahmad Yani International Airport Beneran Layak Disebut Bandara Internasional.

Sebagai warga Semarang yang cinta banget sama kotanya, mendengar kabar bahwa Semarang punya bandara baru yang lebih besar dan lebih layak itu rasanya seneeeeeng banget. Yang jelas sekarang Bandara Ahmad Yani yang baru punya tempat parkir yang lebih luas, punya akses masuk yang bebas macet, punya ruang yang lebih lega, dan nggak malu-maluin buat nerima tamu yang datang berkunjung ke Semarang.


Mural-mural di sepanjang Lorong Bandara A.Yani Semarang

Sebenernya bandara baru Semarang
ini udah diresmikan dan dioperasikan sejak Juni 2018 tapi aku baru sempat nyobain seluruh fasilitas Bandara Ahmad Yani yang baru ini sekarang, bulan September 2018. Sebenernya aku udah sering bolak-balik ke bandara baru ini; ada yang karena ikut euforia kegembiraan warga Semarang atas kepemilikan bandara yang layak jadi iseng main-main ke bandara, ada juga yang emang tugas negara nganterin keluarga pergi naik pesawat.

Bandara baru Ahmad Yani Semarang dengan desain modern minimalis.


Desain modern minimalis Bandara A.Yani Semarang yang dibangun di atas laut

Kesan pertamaku tentang Bandara Ahmad Yani yang baru adalah modern dan minimalis. Bandara baru ini dibangun di atas laut, atau ada yang bilang, sebenernya itu bukan laut tapi rawa, tapi apa pun itu yang jelas bandara ini berdiri kokoh di atas sesuatu yang berair. Tone warna bandara ini cenderung putih dan terang. Kalo datang ke sana pas siang bolong dan ketemu dengan panasnya Semarang yang nggak santai, siap-siap merasa sangat silau. Aku menduga pohon-pohon hijau yang cakep untuk membuat kesan adem dan membumi di Bandara Ahmad Yani Semarang belum tumbuh tinggi dan rupawan layaknya Henry Goulding yang meranin Nick di Crazy Rich Asinas jadi masih disimpan di suatu tempat untuk kemudian dipasang di bagian-bagian bandara yang berwarna putih terang ini.

Pengalaman nyobain bandara baru Semarang. Dibanding dengan bandara lama, bandara baru ini lebih lega, bersih, dan layak.


Lobby Bandara A.Yani yang luas, bersih dan lega

Berhubung kemarin penerbanganku dari Semarang sore hari jadi aku nyampe di bandara baru ini sekitar jam 4 sore. Enaknya kalo datang ke bandara baru sore-sore begini cuaca Semarang udah adem. Akses menuju bandara Semarang yang baru ini punya pemandangan yang bagus banget. Coba deh tengok ke kiri, nanti kamu bakalan lihat gunung dan laut lengkap dengan langit biru yang - pas aku ke sana - cerah. Atmosfer liburan menguar di udara bahkan sebelum perjalanan benar-benar dimulai. Yippie.

Kalo dulu nyari parkiran di bandara lama itu semacam nyari jarum dalam jerami, sekarang nyari parkiran di bandara baru lebih mudah karena ada gedung parkir, jadi lebih luas dan pastinya lebih adem.

Ada ATM corner di ujung lobby di arah kedatangan

Lobby bandara yang sekarang juga lebih luas. Kalo dulu datang ke bandara A.Yani aku selalu mendapat kesan masuk ke terminal bus yang bus-nya kelas ekonomi, saking banyaknya orang yang umperl-umpelan, beda dengan sekarang. Di bandara baru lobby terkesan lebih rapi dan sangat lega. Aku rasa jumlah orang yang datang ke bandara lama dan bandara baru masih sama atau malah bertambah, tapi bandara yang baru lebih bias menampung orang-orang ini dengan lebih layak. (*baca: semua orang dapat space tempat duduk dan nggak ada yang ngemper duduk di lantai). Lobby yang luas juga dilengkapi dengan banyak spot foto seru. Salah satunya adalah spot foto untuk Pak Presiden. Siap-siap antri ya., karena ini spot foto favorit. Di lobby juga banyak lapak-lapak penjual jajanan dan oleh-oleh. tapi aku kurang suka, harganya naik 2 kali lipat dari harga aslinya sih.

Ada space outdoor. Di sini siapa pun bisa nongkrong sambil menikmati angin laut.


Tiga tempat sampah untuk jenis sampah yang berbeda. Tempat sampahnya sudah informatif, semoga manusianya juga memanfaatkan dengan maksimal.

Nah dari lobby ke arah ruang check-in ini ada space berupa ruang outdoor. Pas aku dateng nampak belum rapi, masih ada celah nggak berfungsi di sana-sini, bunga teratai di kolam belum tumbuh sempurna sehingga kolam terkesan seperti genangan air daripada kolam, dan lagi-lagi pohon hijaunya cuma dua biji sehingga menimbulkan kesan gersang. Bagusnya, di space outdoor ini bersih banget, desain minimlais bandara baru Semarang berasa banget di sini, dan ada kursi buat nongkrong sambil menikmati angin laut. Andai kemarin bawa coklat buat ngemil di space outdoor sini sambal menikmati angin laut, pasti lebih seru.

Dari ruangan outdoor ini bisa langsung masuk ke ruangan check in. Nah untuk pengantar nggak bisa masuk ruangan check in ya, cuma yang punya tiket aja yang bisa masuk. Konter check in di bandara baru jauh lebih banyak daripada di bandara lama. Kalo nggak salah kapasitas bandara baru bertambah 7 kali lipat dari bandara lama. Pas aku masuk hampir semua konter check in berfungsi dan ada beberapa antrian di tiap konter. Banyak aja yang mau pergi naik pesawat.

Jalanan menanjak menuju ruang tunggu.

Dari counter check ini aku mesti jalan ke arah ruang tunggu. Jalannya lumayan naik tapi pas jalan nggak berasa capek. Aku harus ngikutin lorong yang di kanan kirinya ada banyak gambar tentang pariwisata Jawa Tengah. Gambarnya mirip mural yang estetik ya,, bukan foto yang digedein dan yang paling penting,, nggak da foto gubernurnya, walikotanya, atau menterinya. 

Meskipun mesti nunggu lama, nikmati aja semua fasilitas ruang tunggu yang komplit. Mulai dari nasi pecel sampe komputer layar lebar lengkap dengan internet kenceng ada semua.


Makanan local Semarangan tersedia di Bandara A.Yani Semarang

Nah, ruang tunggu bandara baru ini jauh lebih bagus daripada ruang tunggu bandara lama. Biar tahu, ruang tunggu bandara lama ya cuma ruang besar yang dilengkapi dengan kursi untuk menunggu. Di pojok-pojoknya ada toko buku, coffee shop, dan beberapa toko oleh-oleh. Kalo bandara baru Semarang sekarang punya ruang tunggu yang fungsional nyeni. Kursinya ergonomis, lantainya berkarpet, AC ruangannya manusiawi, nggak dingin banget, nggak panas. Di satu sudut ada tempat makan yang jualannya makanan lokal Semarangan macam aneka nasi, pecel, dan tahu-tahuan. Aku juga lihat ada banyak tempat charging dan komputer dengan koneksi internet. Nggak bete nih kalo mesti nunggu di bandara. Tapi kalo begini nggak bias ngulang datang mepet ke bandara. Jalan ke gate nya lumayan jauh. Pengalaman kejar-kejaran dengan pesawat jangan keulang lah ya.

Garbarata baru di Bandara A.Yani Semarang. Masih bersih dan masih Instagram worthy

Ini nih yang istimewa dari bandara baru. Bandara Ahmad Yani Semarang sekarang punya garbarata. Untuk standar bandara bagus punya garbarata itu biasa aja, tapi kalo mengingat masa lalu --masa-masa kalo hujan si petugas harus nyaipin puluhan payung untuk penumpang yang akan naik ke pesawat saat cuaca hujan-- Bandara Ahmad Yani Semarang punya garbarata itu adalah kemajuan. Dulu aku harus jalan kaki dari pintu gerbang ke pesawat di bawah guyuran hujan. Naik bus di terminal aja nggak kehujanan. Aku juga pernah hampir salah masuk pesawat yang ke Bali padahal seharusnya penerbanganku ke Jakarta karena pesawatnya sebelahan dan gate-nya sangat berdekatan dengan waktu boarding yang hampir bersamaan. Hahaha. Sekarang drama-drama ini sudah berakhir. Garbarata di bandara baru ini masih bersih jadi cantik banget penampakannya.

Pengalaman pulang sama dengan pengalaman datang. Menyenangkan :) :) :)


Lobby dimana penumpang yang akan berangkat, penumpang yang akan pulang, dan pengantar bertemu.

Pengalaman menyenangkan juga aku alami saat pulang dan tiba di bandara baru. Kalo dulu terbang dari luar negeri dan tiba di Semarang rasanya kaya langit dan bumi. Bayangin dong setelah terbang dari Bandara Changi yang super canggih di Singapura terus landingnya di bandara Semarang yang kecil dan seadanya. Nah beda dulu beda sekarang. Pengalaman kemarin, setelah terbang dari KLIA, Malaysia yang punya banyak fasilitas yang memanjakan traveler, kemudian landing di bandara baru Semarang dan disambut garbarata, lagu instrumental Gambang Semarang dan wifi gratis yang koneksinya wuss wusss, rasanya seneng deh. Akhirnya Semarang punya bandara yang layak. Pelayanan di imigrasi juga lebih cepat dan ramah.

Nah kalo masalah bagasi aku nggak nyobain karena kemarin aku cuma bawa satu tas cabin. Mungkin besok kalo udah nyoba aku update lagi ya. Pintu keluar deket banget sama bagian custom dan pajak. Beda dengan pengalaman di Jakarta, di bandara Semarang semua orang yang dating dari luar negeri tasnya mesti diperiksa. Biasanya kalo aku cuma bawa tas cabin lolos pemeriksaan, tapi di Semarang kena pemeriksaan. Ya gapapa sih, kan aku nggak bawa apa-apa yang perlu di-declare.

Lokasi bandara baru ini nggak jauh dari lokasi bandara lama. Jaraknya cuma 15 menit dari pusat kota, ada bus kota juga.


Ruang tunggu Bandara A.Yani Semarang yang spacious

Pintu kedatangan tembusnya ke lobby tempat foto bareng Pak Presiden yang selalu dipenuhi orang-orang antri mau foto bareng. Dari lobby ini tinggal jalan dikit untuk ke halte BRT (bus umumnya Semarang). Kalo mau pakai taksi bandara juga bisa, tapi harganya sangat nggak manusiawi ya. Kalo bawaannya nggak terlalu banyak sih mendingan naik BRT sekitar 15 menit ke pusat kota Semarang, terus sambung taksi langganan.

Lokasi Bandara Ahmad Yani yang baru ini nggak jauh dari bandara yang lama. Akses masuknya dari jalan Puri Anjasmoro, tapi bisa juga lewat jalan yang ke arah Semarang Indah, atau lewat arteri di dekat Pelabuhan Tanjung Emas. Cek google map atau waze biar lebih akurat yaa.

Meskipun semua oke dan menunjukkan kemajuan, masih ada kekurangan di bandara baru ini yang disayangkan. Andai bias ditambahin biar lebih lengkap.




Btw, dari semua kemajuan bandara baru semarang ini, ada satu hal yang disayangkan beberapa pihak. Jadi dulu bandara lama Ahmad Yani punya desain yang sangat merepresentasikan Jawa Tengah, dia punya atap joglo. Sayangnya pada desain baru Bandara Ahmad Yani Semarang nggak ada sentuhan bangunan Jawa Tengahnya sama sekali. Gimana nih menurutmu?

- Dinilint -

12 komentar:

  1. Wah nderek Bangga dengan bandara baru Semarang, keren banget ya..aku belum pernah masuk ni semoga segera hihi..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo mbak Dew,, jalan-jalan pake pesawat dari bandara A.Yani,, biar bisa ngerasain total bandara barunya.

      Hapus
  2. wah, bagus banget ya bandara A.Yani sekarang....terakhir nganterin mertua umroh blm sebagus ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sekarang lebih lega, lebih bersih mbak. Kalo nganter2 juga lebih enak & nyaman dibanding dulu.

      Hapus
  3. Sudah pantas jadi bandara internationalah ya sekarang,

    BalasHapus
  4. Eeeey, sekarang kok kece banget ya bandaranya Semarang Mbak hahaha, berasa di Changi ya foto2 disini hahahha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kece sih iya, tapi kalo sama Changi sih masih jauh bangettttt

      Hapus
  5. Bandara di pulau jawa sudah pada mau di internasionalisasi semua ya. Di jogja belum selesai selesai. Padahal wisatawan mancanegaranya lebih banyak daripada semarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebenernya sebagian besar bandara di Pulau Jawa udah jadi bandara internasional, karena sudah melayani penerbangan rute internasional. Sayangnya beberapa dari bandara tersebut dirasa kurang memenuhi kebutuhan penumpang yang makin hari makin banyak. Nah, sekarang sudah mulai diperbaiki dan pembangunannya mulai berasa sampe ke rakyat kecil macam aku ini.

      Hapus
  6. Alhamdulillah aku udah merasakan bandara baru. Emang beda banget nget sama yang lama. Dulu tuh masyaAllah pengen mengelus dada, cari tempat duduk aja susah banget kayaknya. Udah gitu dempet2an lagi di ruang tunggu. Hahaha. Yg baru ini keliatan banget desainnya bagus, dan yang pasti bersih! :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha.
      Semoga kita bisa ngerawat barang bagus bareng-bareng yaa,, biar tetep bagus dong

      Hapus

Thank you for reading and leaving comment :)