Kamis, 13 Desember 2018

5 Ketrampilan yang Wajib Dikuasai Travel Blogger | Day 24

Setahun belakangan ini aku mulai agak niat untuk belajar di dunia blogging. Kok aku bilang agak niat sih? Karena aku masih suka seenaknya sendiri dan masih sangat mengikuti mood banget saat blogging. Bagian konsisten dan komitmen-ku di dunia blogging masih suka naik turun macam harga dolar di pasaran.


Kalo mulai ngisi blog, sebenernya udah aku lakukan sejak lama ya. Tapi, saat itu aku nggak benar-benar paham gimana sih caranya jadi blogger beneran. Ada banyak ketrampilan yang harus aku kuasai supaya aku bisa mengelola blog-ku secara lebih profesional dan layak disebut blogger. Aku sih pengennya disebut travel blogger.

Di post ini aku mau nulisin 5 ketrampilan yang harus aku kuasai supaya bisa menjadi travel blogger profesional. Tentunya hal-hal ini aku rangkum dari para travel blogger senior yang sudah memulai perjalanan karir bloggingnya dan hingga saat ini terbilang sukses. Ini dia nih: 




1. Tulisan dengan story telling yang kuat


Yang membuat personal blog berbeda dengan media online adalah di story telling. Story telling juga jadi ciri khas seorang blogger. Setuju kan? Aku sendiri sadar kalo story telling-ku dalam hal tulisan dan pasti berpengaruh ke hal lainnya masih kurang banget. Menulis story telling ini ketrampilan yang nggak bisa datang dalam waktu sekejap. Ya, namanya ketrampilan ya nggak ada yang instan, harus latihan.

2. Ketrampilan fotografi dan foto yang enak dilihat dan bercerita


Aku dulu menganggap penting nggak penting ilmu fotografi. Apalagi hari gini teknologi makin canggih. Modal smartphone aja rasanya udah bisa menghasilkan foto bagus sampe bagus banget. Tapi aku sadar, kalo
alat canggih nggak otomatis bikin hasil foto kita jadi bagus. 
Di dalam foto itu harus aja jiwanya. Itu sih yang bikin foto jadi lebih menarik, dan bercerita. Aku harus banget belajar ketrampilan fotografi. Ketrampilan fotografi belum terlaksan hari ini, tapi tahun depan harus mulai belajar!

3. Ketrampilan videografi yang asik


Tahun 2018 ini aku terbantu banget dengan video yang aku rekam selama perjalanan. I must say thanks to instastory. Berkat video-video yang aku rekam selama perjalanan, aku bisa mengingat detail cerita perjalananku.


Nah, PR selanjutnya adalah bagaimana merangkum video-video tadi menjadi satu tontonan yang enak dilihat. Alangkah baiknya kalo video-video perjalanan tadi nggak cuma berguna buat aku aja, tapi juga buat orang lain kan. Teknik saat shoot video pun harus aku pelajari lagi. Ganbatte!

4. Ketrampilan desain


Kalo udah jalan-jalan, udah pinter cerita, udah jago capture moment dan bikin foto juga video yang bagus, tentunya aku harus bisa desain dong. Aku harus bisa membuat mata orang lain enak dengan desain yang enak. Ilmu desain ini nggak cuma berguna untuk menata tampilan blog, tapi juga bisa diterapkan untuk konten medsos. Siapa sih yang nggak suka lihat visualisasi yang indah.

5. Sense of art


Sense of art ini penting banget dan mainan hati banget. Biasanya kalo udah kekejar deadline dan target, jiwa suatu konten jadi hilang. Ini sih nggak boleh banget. Sense of art ini harus dilatih setiap saat. Melatih sense of art sama seperti melatih hati. Seberapa peka kamu terhadap seni dan keindahan. Begitulah kira-kira.

5 ketrampilan ini pokoknya harus aku latih banget di tahun 2019 nanti. Semoga aku punya komitmen untuk selalu belajar dan konsisten untuk menjalani setiap pelajarannya. Amin.

Kamu ada pendapat tentang 5 ketrampilan yang wajib dikuasai travel blogger? Bagi dong.

Makasih ya udah baca :)
- Dinilint -

Blogpost ini diikutsertakan dalam Blogger Perempuan Network 30 Days Blog Challenge 2018
Day 1 | Day 2 | Day 3 | Day 4 | Day 5 | Day 6 | Day 7 | Day 8 | Day 9 | Day 10 | Day 11 | Day 12 | Day 13 | Day 14 |
 Day 15 | Day 16 | Day 17 | Day 18 | Day 19 | Day 20 | Day 21 | Day 22 | Day 23 | Day 24 | Day 25 | Day 26 | Day 27 | 

4 komentar:

  1. Sense of art itu 50% bawaan orok bukan? Susah kalau gak ada bakar sama sekali.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai mbak Dyah.
      Sense of art emang ada bawaan bakat. Tp kalo punya bakat, tp nggak diasah, jg sense of art-nya bakalan ilang.
      Kalaupun bakatnya dikit, kl sense of art-nya diasah jg pasti ada hasilnya.

      Yg membedakan orang punya bakat & nggak ada di seberapa cepat orang tersebut belajar suatu ketrampilan.
      Tp ya namanya ketrampilan, kalo nggak diasah lama2 jg bakal ilang kan.

      Hapus
  2. Waah soal Story Telling nih bener banget. Saya juga baru nyadar setelah baca tulisan Mbak...
    Story telling bisa jadi ciri khas masing-masing blogger :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai mbak Nike,
      Setuju banget sama pendapat mbak. Aku berkaca sm diri sendiri, yg sangat suka baca tulisan dengan story telling yg kuat. Rasanya ikut jadi bagian dari pengalaman si penulis.

      Hapus

Thank you for reading and leaving comment :)