Selasa, 11 Desember 2018

Travel Blogger? | Day 22

Sebelum nulis ini aku nonton video Youtube-nya The Bucket List family. Kenapa? Karena mereka adalah keluarga (mom, dad, and three little kids) yang menjual semua barangnya dan milih untuk travelling keliling dunia. Well, I can say that they are a full time traveller.


How do they got the money to travel



As long as I know, mereka bikin video dan mengunggahnya di Youtube. Kemungkinan besar mereka dapat uang dari hasil iklan. Subscriber mereka udah 597k dan penonton video mereka, banyaaaakkkkk.

The Bucket List Family juga kadang diundang ke suatu negara untuk mempromosikan pariwisata negara tersebut. Salah satu faktor yang membuat aku nonton video mereka adalah video mereka tentang Bhutan. Ternyata departemen pariwisata Bhutan mengundang mereka untuk menunjukkan Bhutan pada dunia. Well, thank you so much Garreth, Jessica, Dorothy, Manilla, and Calihan for show me Bhutan.

Bhutan is already in my bucket list dan belum tahu kapan aku bakal ke Bhutan.
*fingered cross.

Kerjaan travel blogger


Kalo melihat cerita adventure-nya The Bucket List Family berarti ada jenis pekerjaan yang memungkinkan untuk seseorang travelling dan membuat video dan kemudian menyebarkan ceritanya ke dunia. Mirip-mirip ya sama kerjaan travel blogger.

Menurutku kerjaan travel blogger itu ya jalan-jalan, melihat dunia, kemudian menceritakannya kembali pada dunia. Seru ya? Iya. Bagian jalan-jalannya itu lho menyenangkan (untuk aku yang emang suka banget jalan-jalan). 

Nggak segampang hitungan matematika


Eh emang bagian melihat dunia dan menceritakan kembali apa yang kamu lihat ke dunia nggak seru? Seru juga! Tapi ya nggak segampang ngitung 2 + 2 = 4 kan? Ada proses menjadi peka, menyerap, berproses, merangkai kata, menyusun gambar, editing video, marketing, dan printilan-printilan lainnya. 

Saat ini aku lagi belajar tentang pekerjaan menjadi blogger ini, khususnya tentu saja travel blog, sesuai dengan kecintaanku. Banyak proses yang harus aku jalani dan nggak mudah. Belajar konsisten dan komitmen aja masih belum lulus. Contohnya nih, hari ini harusnya aku udah nulis #BPN30dayblogchallenge hari ke-23, tapi yang aku tulis saat ini malah tema hari ke-22: Pilih menjadi blogger full time atau blogger part time.

Full time or part time?


Tentang jawaban atas pertanyaan full time atau part time. Kalo pilihannya seperti milih makan mi atau makan nasi, atau pertanyaan  liburan ke pantai atau ke gunung, jawabannya pasti jauh lebih sederhana. Kalo memilih apa yang harus dilakukan sepanjang hidup sih, mesti mikir berkali-kali dulu kan.

Dalam bayanganku, kalau menjadi full time blogger, dalam hal ini menjadi travel blogger, kerjaan sehari-hari akan berisi dengan kegiatan jalan-jalan, kemudian membuat konten, balik jalan-jalan lagi, buat konten lagi, jalan-jalan lagi dan kembali lagi buat konten dan terus begitu. Seru ya. I wish I can. 

Not everyone piece of cake


Tapi, aku sadar kok, nggak semua orang bisa menggunakan jalan-jalan sebagai mata pencaharian utama. Well, jalan-jalan butuh uang, dan uang untuk jalan-jalan nggak sedikit. Meskipun kamu jalan-jalannya dengan budget terbatas, tetap uang yang dibutuhkan nggak sedikit.

Di sisi lain, nggak semua orang jago bikin konten yang bisa diterima dunia. Dunia harus terima konten kita dong. Kalo konten kita laku, berarti kita punya pemasukan, yang berarti ada uang untuk bertahan hidup dan jalan-jalan dan membuat konten selanjutnya. Berputar terus seperti itu.

Rasanya untuk saat ini aku belum mencapai level bisa jalan-jalan terus sepanjang waktu untuk kemudian membuat konten yang disukai banyak orang. Aku masih belajar banyak. Aku seharusnya jadi full time learner deh, biar makin hari skill-nya makin berkembang dan makin jago.


I love what I do. So much.


Satu lagi, aku cinta banget sama pekerjaanku yang sekarang. Pekerjaan sehari-hariku ini membuatku belajar bersabar, belajar berproses, belajar berkomunikasi, dan berkali-kali diingatkan bahwa hasil tidak akan mengkhianati usaha.

Kalau kamu, ada cerita menarik apa tentang pekerjaanmu? Nggak harus bahas kerjaan blogger kok.
Makasih ya udah baca ;)

- Dinilint -

Blogpost ini diikutsertakan dalam Blogger Perempuan Network 30 Days Blog Challenge 2018
Day 1 | Day 2 | Day 3 | Day 4 | Day 5 | Day 6 | Day 7 | Day 8 | Day 9 | Day 10 | Day 11 | Day 12 | Day 13 | Day 14 |
 Day 15 | Day 16 | Day 17 | Day 18 | Day 19 | Day 20 | Day 21 | Day 22 | Day 23 | Day 24 | Day 25 | Day 26 | Day 27 | 

4 komentar:

  1. Belajar sambil jalan kak ^^
    Anyhoo, makasi udah memperkenalkan saya dengan The Bucket List

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya nih. Harus belajar terus sambil berkarya juga.
      Makasih kembali. The Bucket List Fam seru petualangannya.

      Hapus
  2. Pengennya bisa menjadi full time travel blogger atau full time blogger, apa daya kondisi belum mengijinkan hehe. Keren ya keluarga mereka itu huhu ...

    BalasHapus

Thank you for reading and leaving comment :)