Navigation Menu

featured Slider

Featured Post

Love and Hate Relationship

Hubunganku dengan pantai adalah sebuah love and hate relationship

Aku selalu love untuk jumpa lagi dengan pantai, matahari, dan air asin. Bercumbu dengan ombak, goler-goler di pasir, berjemur di bawah matahari, pakai bikini dan mandi air garam. How I love beach

Cerita after the beach yang biasanya berisi tentang kulit perih terbakar matahari, gosong sebadan-badan yang bikin ibu komentar, "Kowe anak e sopo nduk? Kok ireng banget?" "Kamu anak siapa? Kok hitam sekali.", segunung pakaian lembab berbau amis karena belum kering tapi udah harus masuk ke dalam tas, dan kadang pulang dalam keadaan kedinginan karena belum tuntas mengeringkan badan selepas bermain air di pantai adalah rangkaian hate-ku dengan pantai.


Tapi seperti cerita love and hate relationship lainnya, hubungan ini terus berjalan. Kata teman, hubungan ini soal kompromi, karena nggak ada yang namanya match made in heaven, nggak ada pasangan yang benar-benar cocok sempurna.

Disclaimer: post kali ini beneran bukan soal curhat.

Warung Sawah Lemah Ijo

Sekitar satu jam dari Semarang ada rumah makan dengan view sawah. Kalau biasanya rumah makan yang 'mewah' alias mepet sawah harga makanannya cenderung mahal karena mereka sengaja jual view mahal untuk orang kota yang haus lihat pemandangan alam, warung mewah ini harga menunya murah meriah.



Selain murah, makanannya enak sampai aku rela balik lagi.

Liburan di Rumah Aja: Nonton Film Travelling

Biasanya kalau akhir tahun begini, aku lagi memanfaatkan libur panjang akhir tahun dengan travelling. Pengennya tiap akhir tahun main ke tempat baru, tapi tahun ini aku memilih untuk diam di rumah. Tahun 2020 emang tahun yang penuh dengan pengendalian diri dan pasrah, tapi juga belajar menghargai hal kecil dan bersyukur dengan apa yang aku punya.



Bisa punya hari libur meski di rumah aja juga jadi hal yang wajib disyukuri. Salah satu cara menikmati liburan di rumah aja adalah dengan nonton film-film favorit bertema liburan. Meski nggak melakukan kegiatan travelling, tapi vibes travelling-nya berasa lho. 

Nah ini adalah daftar film bertema travelling favoritku:

Isu Domestik, Pohon, dan Sampah

Tiap kali pipis di tempat umum aku selalu menghabiskan beberapa lembar tisu toilet. Selembar untuk membersihkan dudukan toilet, selembar untuk melapisi dudukan toilet, dan selembar untuk mengeringkan area sensitif supaya tidak lembab dan menghindari penyakit. 




Lalu aku berpikir, berapa pohon yang dikorbankan untuk kepentingan urusan domestikku. Belum lagi masalah sampah yang aku hasilkan saat menjalankan ritual ini.

Move On

Belakangan ini Semarang selalu dirundung hujan. Meski cuma hujan rintik-rintik, tapi hujannya intense dan berlangsung sepanjang hari. Kalau sudah begini paling enak emang gegoleran di rumah.



Sebelum melanjutkan membaca, let me remind you kalau post ini tidak seperti biasanya, hanya ada sedikit cerita tentang jalan-jalan, lebih banyak cerita di rumah, dan sedikit cerita tentang pikiran aku yang,,,, ya gitu lah.

Staycation di Purwokerto: Aston Imperium Purwokerto

Melihat matahari terbit dari balik Gunung Slamet sambil selimutan di kasur empuk sepertinya jadi opsi menarik untuk mengisi libur tahun baru kali ini. Coba deh menginap di Aston Imperium Purwokerto


review aston imperium purwokerto


Di Bulan November 2020 aku berkesempatan menginap di Hotel Aston Imperium Purwokerto. Aku beruntung karena dapat kamar di lantai 12 dengan view Gunung Slamet. Boleh ya aku berbagi pengalaman menginap di salah satu hotel recommended di Purwokerto ini.