Rabu, 03 Juni 2015

Jalan-Jalan Seoul [lagi] [lagi] [lagi]

Hari terakhir di Seoul. I wish I come back again.

batu disusun-susun aja jadi cakep di Seoul

Hal-hal yang membuat aku balik lagi ke Seoul: jalanan Seoul yang nyaman untuk jalan kaki, kota yang nyeni dan photogenic, makanan kaki lima yang terjangkau tapi enakkkk, Barang-barang lucu yang bisa dibawa pulang dengan harga terjangkau.



Toko yang jual kerajinan tangan khas Korea

So,,, hari terakhir ini kami pakai untuk jalan-jalan di kawasan Bukchon Hanok Village yang punya toko-toko kecil lucu, Samcheongdong yang menyediakan berbagai macam pernak-pernik cewek yang manis [terutama kaos kaki murah yang nggak murahan], dan Insadong yang desainnya aku suka banget.

Street food Korea yang enak dan murah

Jackpot,,, saat perjalanan dari Insadong ke Bukchon Hanok Village area dengan jalan kaki, aku mendapati ada kuil cantik yang sedang mengadakan festival bunga. Bunga indah ada di mana-mana. Senangnya.

Toko kecil di pinggir jalan yang inspiratif

Malam ini kami kembali lagi ke Busan menggunakan bus malam. Berhubung kami beli tiket dadakan, kami mendapat harga yang lebih mahal, namun untuk bus yang konon lebih baik dibanding bus kami dari Gyeounju ke Seoul. Selisih harganya bisa sampai 100rb rupiah sendiri. Huhu. Perbedaan bus kelas satu dan kelas dua dengan trayek Seoul-Busan, Busan-Seoul di Korea Selatan adalah nggak ada bedanya, sama-sama nyaman. Huahuahua,,, rugi bandar. Yang menjadi perhatian kami adalah, kalau bus kelas dua aja waktu perjalanannya lebih singkat satu jam dari jadwal, bagaimana dengan bus kelas satu? Bus kami berangkat tengah malam, berarti kami akan sampai di Busan pagi buta. Semoga ada coffee shop 24 jam yang bisa kami tumpangi di Busan nanti,,,

Bukchon Hanok Village

@dinilint
somebody take me to Seoul [again] and [again] and [again]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Thank you for reading and leaving comment :)