Kamis, 29 November 2018

Bagan, Sunrise dan Sunset Penuh Kenangan

Travelling ke Bagan tanpa menikmati sunrise dan sunset rasanya rugi banget. Jadi hari ini aku puas-puasin deh keliling kota kuno Bagan naik e-bike seharian, mulai dari mencari spot terbaik untuk melihat matahari terbit di antara bangunan-bangunan kuno, keliling kompleks candi-candi megah di sekitaran Bagan, hingga menikmati langit senja saat matahari terbenam di salah satu secret temple di Bagan, Myanmar.


Langit Bagan saat sunset

Pagi itu aku bangun super pagi. Untung travelmate selalu bangun subuh, jadi bisa bantu bangunin aku. Pagi itu cuaca cerah, nggak ada gerimis seperti pagi kemarin. E-bike kami sudah siap unuk diajak keliling Bagan seharian dan parkir manis persis di depan guest house. Tadi malam kami emang udah pesan sama bapak pemilik guest house bahwa kami ingin ngejar sunrise pagi ini.

Sunrise spot di secret temple Bagan


Bagan sepi banget pagi-pagi gini. Eh, kemaren pas jalan-jalan setengah hari juga Bagan cenderung sepi sih. Beda banget sama Yangon yang rame. Apa karena kota kuno Bagan ini kelewat besar, jadi rasanya sepi banget ya. Pas lagi enak-enak ngegas e-bike yang cuma bisa lari maksimal 40 km/jam, tiba-tiba ada yang teriak "Sunlight,,, sunlight." Lah, ada orang jualan sabun cuci piring pagi-pagi gini? Siapa yang beli?

Travelmate aku di Bagan

Kami tetep lanjut. Selain nggak peduli dengan teriakan orang, kami juga merasa kami udah terlambat untuk sunrise. Hari sudah nggak lagi gelap. Kami harus ngebut. Eh la kok persis di selinga aku ada orang teriak-teriak "sunlight" lagi.

Spontan aku menoleh ke kiri dan mendapati ada sesosok pria usia 30-40an tahun yang naik motor persis di sebelah kami. Pria ini mencoba berkomunikasi dengan kami menggunakan bahasa Inggris ala kadarnya. Demi keselamatan bersama, kami pun menepi. 

Pria ini ingin menunjukkan spot sunrise terbaik yang jaraknya nggak jauh dari tempat kami menepi saat itu. Dia menawarkan untuk menunjukkan jalan menuju secret temple untuk spot sunrise terbaik. Dia meng-claim bahwa cuma orang lokal yang tahu lokasi secret temple karena harus lewat jalan kecil yang berliku-liku dan membingungkan. Dia juga menunjukan foto-foto dari secret temple yang dia maksud saat sunrise. Bagus banget.

Kalo yang ini hasil fotoku saat sunrise di Bagan

Dia mengaku dia akan menujukkan jalan menuju secret temple secara gratis karena dia bukan tourist giude, melainkan pelukis. Dia berharap kami akan membeli lukisannya. Aku dan travelmate langsung berpandangan satu sama lain. Kalo beli lukisan sih kami nggak sanggup deh, Kalo nawar lukisan terlalu murah aku juga nggak tega.

Pelukis yang nganterin kami hunting sunrise.
Lukisannya bagus banget sebenernya, tapi nggak mampu euy.

Berhubung aku pun penasaran dengan secret temple untuk ngejar sunrise di Bagan, akhirnya aku make a deal dengan pria ini untuk memberinya beberapa ribu kyat (catatan budgeting Myanmar klik di sini) daripada membeli lukisannya dia. Akhirnya dia setuju dan mengantar kami ke secret temple.

Sunrise dari secret temple di Bagan

Sunrise di Old Bagan emang amazing. Ke sana sendiri deh biar ngerasain. Nggak nyesel pokoknya. Pemandangan dari secret temple yang ditunjukin sama pria tadi juga bagus banget. Aku ngelihat warna langit mulai dari gelap ke terang dan sekonyong-konyong bermunculan lah ribuan candi di depan mata.

Pemandangan dari atas secret temple sesaat setelah sunrise
Aku travelling ke Bagan di bulan September, jadi nggak ada balon udara di Bagan. Balon udara baru beroperasi di bulan November - Maret. Itu pun belum tentu setiap hari, tergantung cuaca.

Ketemu bocah pantang menyerah saat sunset di Bagan


Saat sunset kami juga punya pengalaman serupa ketika saat sunrise. Berhubung kami akan pindah kota ke Inle Lake naik bus malam ini, kami mutusin untuk sunsetan sebentar di bukit seperti kemaren. Eh, pas lagi asik jalan-jalan di Candi ... ada bocah laki-laki yang ngintilin kami sambil nawarin "sunset,, sunset,,"

"Sunset in secret temple miss. It only walk distance from here. Please. And you can buy my postcard or my painting."

Berkali-kali kami menolak, berkali-kali pula bocah ini pantang menyerah. Akhirnya kami terang-terangan kalo kami ini sudah nggak punya uang ekstra untuk beli souvenir atau semacamnya. Harapannya sih supaya bocah ini pergi dan cari mangsa baru.

Eh, bocah ini tetep pantang menyerah lho. Dengan bahasa inggris seadanya, yang kadang pengucapannya bikin bingung, dia malah cerita panjang lebar tentang Bagan. Dia bilang, dia mau nganterin kami for free. Duh, kami yang jadi nggak enak.

Perjalanan menuju secret temple untuk spot sunset

Tapi ya mau gimana, ni bocah pantang menyerah. Akhirnya kami jalan sama dia menuju secret temple untuk hunting sunset. Selain seneng ngobrol, bocah ini juga seneng banget motret. Sepanjang jalan dia selalu nunjukin spot-spot seru untuk foto-foto. Aku pun nyerahin kamera ke si bocah dan minta fotoin sepanjang jalan. Dia happy berat.

Pemandangan dari secret temple sesaat sebelum sunset di Bagan

Sunset di Old Bagan yang dinikmati dari atas secret temple emang cakep. Pemandangannya berbeda dengan yang aku nikmati tadi pagi, karena ya emang lokasinya beda. Di secret temple ini, si bocah juga ngasih tahu spot foto bagus di mana aja dan dengan sukaria bantuin motret.

Penampakan kami kalo manjat-manjat demi sunset di Bagan

Pas pulang, kami sempat ngasih bocah ini biskuit merk biskuat dan coki-coki. Dia girang banget lho. Dia bahkan berharap kami datang ke rumahnya, yang lokasinya nggak jauh dari situ. Katanya mau diajakin makan sama keluarganya. Ya nggak bisa dong, kami kan harus siap-siap untuk naik bus malam ke Inle Lake.

Ini nih bocah yang pantang menyerah
Oia, waktu antara sunrise dan sunset itu kami manfaatin untuk main-main ke candi-candi di sekitaran Old Bagan. Untuk bagian candi-candi mana yang layak didatangi saat travelling ke Bagan, aku bakal bikin post terpisah aja ya.

Makasih lho udah mau ikutin perjalananku lewat blog ini.

- Dinilint -

Itinerary & budget Myanmar | Yangon | Mandalay | Bagan | Inle Lake

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Thank you for reading and leaving comment :)