Selasa, 17 September 2019

Staycation di Jogja: The Cube Hotel

Minggu kemarin aku barusan staycation di The Cube Hotel Jogja. Hotel ini seru banget, dari mulai lokasi strategis, kamar yang spacious, aneka pilihan menu makanan baik untuk sarapan, snack, maupun makan malam, punya Sky Lounge yang seru banget buat nonton sunrise, sampe fasilitas untuk naik delman ke Malioboro langsung dari hotel.


Yang jadi favorit aku tentu saja nongkrong di roof top The Cube Hotel. Dari rooftop aku bisa melihat kota Jogja, Gunung Merapi, dan pegunungan yang mengelilingi Kota Jogjakarta. Di rooftop juga ada kolam renang dan sky lounge untuk ngopi atau nge-beer. Bahkan, dari rooftop aku bisa lihat sunrise!

Lokasi di dekat Prawirotaman


Area outdoor resto The Cube Hotel terletak di depan hotel

Aku sampai di The Cube Hotel Jogja menggunakan mobil jemputan dari hotel. Lokasi The Cube Hotel Jogja ada di sekitaran Prawirotaman -one of my favorit place in Jogja-, atau tepatnya ada di Jalan Parangtritis, Mantrijeron, Jogja. Kalau kamu datang sendiri ke sana, bisa banget ikut arahan google maps, naik ojol atau taksol, atau naik angkot dan minta diturunin di sekitaran pojok benteng wetan (dari sini cukup jalan kaki aja, deket banget).

FYI, Prawirotaman ini bagian dari Jogja yang ambience-nya mirip seperti di Bali. Ada banyak cafe, resto, dan toko indie khas Jogja yang lucu-lucu. Aku pernah nulis cerita jalan-jalanku ke Prawirotaman di http://www.dinilint.com/2018/06/24-jam-di-jogja-tanpa-malioboro.html

Welcome drink dan welcome snack enak


Pisang dan donat, snack sore yang sangat Indonesia dari The Cube Hotel

Aku disambut dengan welcome drink yang istimewa, mixed fruit juice yang disajikan bergaya cocktail; cangkir berkaki dengan taburan gula di sekelililng bibir gelas. Welcome drink ini cocok banget disajikan di tengah udara Jogja yang siang itu panas membara. 

Untuk aku, nggak cuma ada welcome drink, tapi juga ada welcome snack berupa donat dan pisang. Donatnya adalah donat khas Indonesia favoritku yang crunchy di luar dan lembut di dalam, ditambah toping coklat dan keju, Indonesia banget kan. Pisangnya seperti dipanggang dan ada caramelnya gitu. Intinya enak aja. Manisnya pas, dan cocok banget buat snacking sore-sore.

Naik delman ke Malioboro


Puas makan snack enak, aku diajakin jalan-jalan ke Maliobro. Awalnya pengen nolak karena rasanya sore itu males banget, pengennya gegoleran aja, ngirit tenaga gitu. Eh ternyata pergi ke Malioboronya naik delman. Berarti tinggal duduk manis, lihat kanan kiri, dan nggak jalan kaki. Langsung gassss.

Kalau menginap di The Cube Hotel Jogja, kamu bisa naik delman langsung dari depan hotel untuk di antar ke Malioboro. Kamu tinggal bilang ke resepsionis hotel, dan biarin mereka yang urus tetek-bengek per-delman-an.
Kamu juga bisa memanfaatkan aplikasi Grab di smartphone untuk sewa naik delman. Ini adalah hal yang asyik, karena kamu langsung tahu harga naik delman per jam berapa, jadi nggak perlu tawar-menawar. Sayangnya, aplikasi grab untuk rent delman cuma bisa dilakukan di area sekitaran Malioboro.
Keliling Malioboro naik delman emang punya sensasi beda ya. Apalagi jalannya lumayan puas, karena aku berangkat dari The Cube Hotel, di dekat pojok benteng wetan. Jadi aku nggak cuma melewati jalan Malioboro aja, aku juga melewati Alun-Alun Kidul, Alon-Alun Lor, Keraton, Plengkung Gading dan jalan-jalan di antaranya.

Kolam renang di rooftop



Sore agak malam aku balik ke hotel. Aku sendiri sempat nongkrong di area semi outdoor The Cube Hotel sekaligus berenang. Kolam renangnya The Cube ini terletak di lantai 7, di roof top. Seru juga berenang di bawah langit Jogja.

Dinner di The Cube


dinner di The Cube

Aku dan Kak Olip, temen staycation kali ini, memutuskan untuk dinner di hotel aja. Malam itu kami dapat menu spaghetti carbonara dan fish fillet sebagai main course. Rasa makanannya enak dan porsinya besar. Meski udah kenyang, kami dapet dessert puding dan salad buah. Aku susah menolak puding, apalagi pudingnya The Cube Hotel ini enaknya kelewatan dan manisnya pas, nggak eneq. Untuk bagian menghabiskan salad buah, biar Kak Olip aja yang habisin. Aku nggak kuat.

Ngopi di Sky Lounge


Sky Lounge

Malam di The Cube Hotel kami tutup dengan nongkrong lagi di Sky Lounge. Sembari nongkrong, kami dibikinin kopi oleh barista-nya The Cube Hotel. Kami dipersilakan lihat proses pembuatan kopi dari mulai di-grinder, terus dimasukin mesin, diseduh, sampe dipercantik dengan teknik latte art pakai milk shake.

Maaf ya, untuk urusan per-kopi-an aku nggak bisa cerita detail. Aku cuma suka minum americano tanpa gula aja. Kopi buat aku cuma sekedar pahit, asem, atau ada manis-manisnya aja. Selebihnya, biar yang lebih jago aja deh yang jelasin.

Suasana Sky Lounge

Malam itu perut kenyang banget, lidah super puas. Kami pun tidur dengan bahagia di kamar The Cube Hotel.

Kamar spacious dan bersih


Kamar di The Cube Hotel luas. Malahan menurutku ada beberapa ruang yang kurang dimanfaatkan dengan baik dan terasa kosong. Tapi aku suka dengan lukisan yang ada di kamar. Jogja banget. Kamarnya juga bersih dengan desain minimalis yang rapi. 


Meskipun The Cube Hotel tergolong hotel lama, tapi sistem kunci di The Cube sudah menggunakan kartu. Di dalam kamar ada TV dengan saluran TV kabel, jadi bisa nonton film Hollywood -agenda wajib kalo staycation di hotel, ada cangkir dan teko untuk bikin air panas (apa sih namanya, kok lupa) lengkap dengan kopi dan teh instan, air mineral, dan ucapan selamat datang lengkap dengan Bakpia Kencana.


Ucapan selamat datang yang personal dari The Cube Hotel Jogja


Hunting sunrise di atap hotel


Aku sengaja dibangunin Kak Olip pagi-pagi untuk lihat matahari terbit. Dari balik jendela kamar -iya kamar kami punya jendela!-, sinar matahari udah mengintip, warna langit perlahan jadi oranye, pertanda matahari terbit sebentar lagi.

Sunrise dari rooftop The Cube Hotel Jogja

View Gunung Merapi di kejauhan

Kami langsung naik ke rooftop untuk mendapatkan pemandangan sunrise yang lebih memuaskan. Ini adalah momen sunrise paling asik yang pernah aku alami. Ngejar matahari terbit tanpa harus ribet bangun pagi banget dan kedinginan. Hahaha. Bahkan setelah matahari terbit, kami bisa balik lagi ke kasur dan kemulan. Wkwkwkwk.

Sarapan yang memuaskan


Balik ke kasurnya nggak lama-lama juga sih, soalnya sayang kalo melewatkan sarapan di The Cube Hotel. Menu sarapan di The Cube Hotel macem-macem, mulai dari menu wajib breakfast di hotel; aneka olahan telur, buah-buahan segar, puding, cake, bubur kacang ijo dan ketan hitam, aneka rebusan (pisang dan singkong), roti, sereal dan susu segar, sampe makanan berat macam mi ayam, soto, dan makanan prasmanan ala jogja; aneka sambel, mi jowo, dan olahan kentang. Ada juga jus segar, infuse water,  teh, kopi, sampe aneka wedang dan jamu bubuk yang bisa diseduh menggunakan air panas. Puas.

Sebagian kecil menu saarapanku

Aneka kletikan favorit di satu tempat
Aneka pilihan wedang dan jamu di The Cube Hotel

Bakpia Kencana


Pemilik The Cube Hotel ini ternyata juga pemilik Bakpia Kencana. Kamu pasti tahu bakpia dong, snack khas Jogja yang berbentuk bulat dengan isian kacang ijo. Kalau Bakpia Kencana adalah merk bakpia premium yang berasal dari Jogja dan emang cuma dijual di Jogja aja. Kalau kamu menginap di Jogja, kamu juga bisa beli Bakpia Kencana di Jogja.


Kalau kamu penasaran dengan proses pembuatannya, bisa juga kayak aku main ke Ambar Ketawang dan mengintip dapurnya Bakpia Kencana. Bakpia Kencana ini emang dibuat oleh orang-orang terlatih menggunakan bahan-bahan premium. Bakpia Kencana punya prinsip isinya lebih banyak dari kulitnya.

Proses pembuatan Bakpia Kencana

Aku sendiri udah kenal Bakpia Kencana dari beberapa tahun yang lalu. Sejak kenal dengan Bakpia Kencana, aku selalu bawa bakpia ini balik ke Semarang. Bakpianya lembut, isinya banyak, rasanya pas, manisnya pas dan nggak eneq. Enak.

Siang itu aku juga bawa pulang Bakpia Kencana ke Semarang. Terima kasih ya The Cube Hotel Jogja dan Bakpia Kencana untuk hospitality-nya selama aku di Jogja. It was fun to have you all.

Dinilint.

4 komentar:

  1. Bakal banayk postingan ulasan hotel, nih ahahahhaha
    Coba kalau di Jogja nginap di Phoenix, dijamin enak ahahahha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Meh ngulas coffee shop rung iso mas :p

      Phoenix noted mas

      Hapus
  2. Gilak, keren banget hotelnya.
    Apalagi rooftopnya, bisa jadi tempat favoritku tuh.

    BalasHapus
  3. Wahhhh lengkap sekali fasilitasnya yahh.., sudah ada kolam renang dan kartu dalam fasilitas yang dimilikinya.. Rekomendasi dh

    BalasHapus

Thank you for reading and leaving comment :)