Navigation Menu

Protokol Naik Kereta Api di Masa Pandemi

Aku kangen travelling naik kereta api.

naik kereta api di masa pandemi

Aku kangen milih jam keberangkatan kereta api yang pas supaya acara travelling bisa efektif dan efisien,
Aku kangen datang ke stasiun, menikmati bangunan cagar budaya yang dialihfungsikan menjadi ruang tunggu, 
Aku kangen dengar suara kereta api yang datang bergantian ke stasiun kereta api,
Aku kangen suara tiupan peluit yang menandakan kereta api boleh berangkat,
Aku kangen masuk ke gerbong kereta api yang panjang dan lebar,
Aku kangen duduk di bangku gerbong kereta api,
Aku kangen duduk bersebelahan dengan orang asing di kereta api saat travelling sendiri,
Aku kangen duduk bersama travelmate saat travelling barengan,
Aku kangen lihat pemandangan sawah di balik jendela kereta api,
Aku kangen lihat laut lepas yang nampak dari balik jendela sisi sebelah kanan pada perjalanan Semarang-Jakarta,
Aku kangen lihat tikungan aesthetic dengan latar pepohonan, rel kereta api, dan beberapa rumah penduduk di perjalanan Semarang- Purwokerto,
Aku kangen menikmati senja dari balik jendela kereta api,
Aku kangen kedinginan di dalam gerbong kereta,
Aku kangen main ke restorasi dan jajan teh panas di sana,
Aku kangen tiba di stasiun kereta api dan mendengar lagu daerah diputar sebagai ucapan selamat datang.

Intinya aku udah kangen naik kereta api dan travelling.


Kabar baiknya, naik kereta api di masa new normal ini sudah memungkinkan. Kereta Api sudah beroperasional lagi meski ada beberapa protokol kesehatan yang wajib dipatuhi untuk pengguna kereta api, seperti:
  • Harus punya badan sehat,
  • Wajib pakai masker, pakaian berlengan panjang, dan face shield (yang merupakan fasilitas dari PT KAI untuk penumpang kereta api jarak jauh),
  • Kalau mau ke Jakarta, harus punya Surat Ijin Keluar Masuk (SIKM) Jakarta. SIKM Jakarta ini bisa diakses melalui jakeva.jakarta.go.id,
  • Ada beberapa daerah yang lain minta surat keterangan masuk, bisa cek ke daerah tujuan.

Untuk membuktikan bahwa aku sehat, ada beberapa syarat yang diminta dari pihak Kereta Api Indonesia;
  • Kalau aku berencana naik kereta api jarak dekat, aku cukup cek suhu tubuh dan membuktikan bahwa suhu tubuhku ada di angka normal yaitu 36-37,5 derajat Celcius.
  • Kalau aku berencana naik kereta api jarak jauh, aku wajib melampirkan surat hasil bebas Covid-19 yang dibuktikan melalui hasil covid test.

Covid Test lewat Halodoc


Untuk bisa ikut PCR atau Rapid Test, sekarang sudah banyak rumah sakit yang punya fasilitas covid test untuk mengetahui apakah aku bebas Covid-19 atau nggak. Cara praktis untuk tahu rumah sakit mana yang punya fasilitas covid test adalah dengan buka website Halodoc, masukkan lokasi dan search tentang covid test. Aku mendapat informasi lengkap rumah sakit mana yang punya fasilitas covid test dan berapa harganya. 

covid test halodoc

Aku bisa bikin janji untuk melakukan covid test sesuai keinginanku. Nantinya aku akan diminta untuk memasukan nomor handphone dan melakukan konfirmasi dari SMS yang dikirim ke nomorku. Untuk selanjutnya aku diminta mengisi data diri sesuai KTP. Aku juga perlu mencantumkan bukti identitas berupa scan KTP / SIM / paspor. Selanjutnya aku harus datang ke RS yang aku pilih untuk melakukan tes dan kalau sehat, aku bisa mendapatkan surat yang membuktikan kalau hasil tes negatif atau non reaktif Covid-19.

Nah, selanjutnya tinggal travelling naik kereta api deh.

Tapi jujur ya, untuk saat ini aku masih di batas kangen aja, belum punya nyali untuk travelling beneran. Mungkin nanti kalau kangennya udah di ubun-ubun aku beneran travelling. Kalau kamu, udah mulai travelling atau pilih di rumah aja dulu?

Dinilint

5 comments:

  1. Pelan pelan semua industri mulai bangkit dan mencoba protokol untuk meminimalisir penularan. Dengan kewajiban tes sebelum berangkat, berarti ada tambahan biaya kalau tujuannya mau jalan jalan hehehe.

    Oh iya Din, dijelaskan gak, misalnya kalau abis beli tiket kereta terus rapid test nya positif, apakah ada reimbursement full atau gimana mekanismenya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Belum ada keterangan sih dari pihak KAI.
      Mungkin kebijakannya gini kali, tes dulu, negatif / non reaktif, baru deh beli tiket kereta. Toh sekarang beli tiket juga nggak berebut kaya dulu kan ya.

      Delete
  2. Semua orang mulai mengikuti protokol kesehatan, semoga lekas baik dan pandemi berakhir

    ReplyDelete
  3. aku pun udah kangen traveling tapi belum berani naik kendaraan umum.. solusinya aku mau traveling ke yg deket2 aja bawa kendaraan sendiri, ke tempat yg sepi, bukan tempat touristy..

    -traveler paruh waktu

    ReplyDelete

Thank you for reading and leaving comment :)