Navigation Menu

Impian Main ke Disneyland (Lagi)

Saat kecil aku janjian dengan adik-adikku untuk pergi ke Disneyland bareng. Kami janji untuk nabung Rp. 500 sehari. Kami mencatat tiap uang yang kami tabung ke kalender dinding di ruang makan. Uangnya kami simpan dalam celengan ayam.

disneyland dinilint


Tabungan Rp.500 sehari emang cukup ya untuk pergi main ke Disneyland

Waktu itu kami nggak mikir teknis;

  • berapa rupiah yang kami butuhkan untuk pergi ke Jepang atau Amerika atau Prancis, negara yang ada Disneyland-nya, 
  • berapa harga tiket masuk Disneyland, yang semenstinya naik tiap tahun,
  • berapa jumlah inflasi dan gimana ngakalinnya nilai tabungan kami,
  • dan banyak teknis lainnya.

Waktu itu kami cuma berani bermimpi, lalu dilakukan dengan aksi: menabung, dan niat sehingga kami tetap konsisten menabung dan memelihara mimpi kami.

Singkat cerita kami berhasil travelling ke Disneyland bareng. Aku masih inget momen ketika kami bertiga jalan bareng dan masuk ke gerbang Disneyland Tokyo. Kami berasa masuk ke dalam mimp, tapi kali ini mimpi itu nyata adanya. Kami nggak berhenti ketawa bareng, menertawakan kegilaan mimpi kami yang jadi nyata, dan bukannya puas, kami malah nambah mimpi baru.

Dinilint Disneyland

Kami pengen main lagi ke Disneyland pas udah lansia.


Parade sakit hati


Pas main ke Disneyland, selain rasa bahagia yang meluap-luap kami juga merasa sakit hati. Kami sakit hati dengan harga tiket Disneyland yang mahal banget, kami sakit hati dengan kurs rupiah terhadap yen atau usd yang lebih sering anjok dibanding kuat, kami sakit hati karena kami mesti mikir dua kali untuk beli makan atau souvenir di Disneyland karena harganya mahal.

Terus apa hubungan antara lansia dengan sakit hati?  Yaa,, karena tiket untuk anak-anak dan lansia jauh lebih murah dibanding tiket untuk usia dewasa. Wkwkwkwk.

Yuk mimpi ke Disneyland (lagi)

Ya selain alasan harga tiket, kami juga punya keinginan untuk tetep sehat dan bisa jalan-jalan dengan nyaman saat usia senja.

Berhubung ada mimpi baru, kami harus melakukan aksi dan memelihara niat supaya mimpi ke Disneyland saat lansia terwujud.

Kami pengen kalo travelling saat lansia, selain main di Disneyland juga sekalian nginep sebulan di hotelnya dan nggak ngulang bawa bekal indomie dingin dari apato tapi makan di resto-nya Disneyland. Untuk itu kami harus nabung (lagi) dan yang paling penting, kami harus menjaga kesehatan supaya mimpi main ke Disneyland saat lansia terwujud.


Tetep sehat sampai lansia, eh sampai mati kalau bisa


Perihal menjaga kesehatan ini nggak cuma jadi PR ketika usia sudah menjelang tua, tapi sudah mulai harus dilakukan semuda mungkin. Makin cepat makin baik. 

Mengapa? Karena aku hidup di masa pandemi, jadi wajib untuk menjaga imunitas tubuh. Kalian pasti udah paham banget soal imunitas tubuh, sistem tubuh yang membentengi diri sendiri dari berbagai penyakit, termasuk menangkal virus-virus yang bertebaran di sekeliling.

Nggak cuma menjaga imunitas, aku juga harus pastikan kesehatanku optimal sepanjang hayat. Aku nggak mau terpapar penyakit menular dan penyakit tidak menular. Kalau penyakit menular didapat dari faktor lingkungan yang didukung dengan faktor imunitas yang kurang mumpuni, sedangkan penyakit tidak menular didapat dari gaya hidup alias diri sendiri.

Penyakit pada lansia umumnya penyakit tidak menular, yang merupakan hasil dari gaya hidup di masa mudanya.

Penyakit nggak menular ini umumnya adalah penyakit kronis, penyakit yang muncul menahun di tubuh. Penyakit menular bukan penyakit yang tiba-tiba ada seperti halnya terpapar virus, penyakit tidak menular datang perlahan-lahan, menyesuaikan diri dengan tubuh, hingga lama-lama tubuh beradaptasi dan merasa nyaman, tapi diam-diam dia menyerang sistem tubuh hingga akhirnya collaps.

Penyakit kardiovaskular seperti jantung, hipertensi, dan stroke adalah beberapa contoh penyakit tidak menular yang sering ditemukan pada lansia, meski saat ini ada juga orang muda yang mengalaminya. Kabar baiknya penyakit tidak menular ini gampang proses pecegahannya.


Mencegah terpapar penyakit kardiovaskular supaya tetap fit sampai tua


  • Gaya hidup sehat jadi satu-satunya cara untuk mecegah penyakit tidak menular. Emang gimana sih gaya hidup sehat?
  • Makan dengan gizi seimbang, pastikan 50% porsi makananmu berupa serat
  • Banyak-banyak makan buah dan sayur
  • Rajin olah raga, selain untuk membakar kalori, jantung juga terawat kalau kamu rajin workout
  • Hati yang gembira dan pikiran positif

Aku sendiri mengusahakan untuk lebih rajin olah raga. Paling nggak seminggu 2-3 kali aku stretching lewat gerakan yoga, atau bangun lebih pagi supaya bisa jalan pagi keliling kota. 







Tiap pagi aku terbiasa sarapan buah dan minum jus dari buah asli. Aku juga mengusahakan untuk minum infused water dari jeruk nipis atau lemon sepanjang hari. Aku juga rajin konsumsi jamu dari rebusan kulit manggis.





Aku cerita sedikit soal jeruk dan lemon ini ya. Pernah suatu kali aku absen nggak minum air jeruk selama sebulan. Bulan berikutnya badanku protes, aku flu dan batuk parah. Aku balik lagi minum air jeruk teratur dan badan kembali sehat dan fit. :D

Aku juga berusaha menjaga pola makan tiap hari. Aku mengusahakan selalu konsumsi sayur dan makanan berserat.

Aku juga selalu menjaga hati supaya banyak gembira dengan pikiran yang positif. Bagaimana pun juga hati yang gembira adalah obat paling mujarab kan.

At the end of this post, selamat hari jantung se-dunia. Semoga kita semua bisa menjaga jantung kita tetap sehat dan bekerja dengan optimal sampai waktunya selesai. Ingat juga untuk makan buah yang banyak yaaa. Ingat buah ingat Sembutopia.

Dinilint

NB: Tanggal 29 September diperingati sebagai hari jantung se-dunia

12 comments:

  1. Supeerr dari nabung bisa ke jalan jalan ke Disneyland, kalau saya tiap tabungan gede dikit diambil terus dan mulai dari nol lagi he he

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gapapa,, tiap orang kan hasil tabungannya diperuntukkan beda-beda.

      Delete
  2. Waaaah, pasti senang sekali ya mbak kalau impian dari kecil, menabung sedikit sedikit, akhirnya bertahun tahun kemudian beneran terealisasi..
    Keren mbaknya!

    ReplyDelete
  3. Wah senang sekali pastinya impian masa kecil ingin pergi ke Disneyland bisa terwujud di Tokyo. Memang kurs rupiah kalah terus sama Yen atau USD, tapi mau bagaimana lagi.

    Oh ternyata tiket Disneyland untuk anak-anak dan lansia beda ya sama orang dewasa. Mungkin karena lansia sama anak kecil kan tidak punya banyak duit.

    Olah raga memang harus rajin dilakukan sejak usia muda agar nanti saat tua tubuh tidak gampang sakit, seperti aku yang tiap hari olahraga jari di hape.😂😂😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ahahaha,, ayo bergerak tubuhnya kak,, jangan jari sama matanya aja.
      Iya nih, orang usia produktif dianggap bisa menghasilkan banyak uang dibanding lansia dan anak-anak.

      Delete
  4. Wah... Senangnya bisa menggapai sesuatu yang dimimpikan sejak kecil. Mantap Mbak. 👍

    ReplyDelete
  5. Kak Dini, aku turut bahagia sebab impian masa kecil Kakak dan Adik-adiknya bisa terwujud 🥳 semoga nanti bisa kembali lagi ke Disneyland ya 🙏🏻
    Air jeruk + lemon memang bagus banget sebab kaya akan Vitamin C, aku sering lihat orang-orang minum pakai air hangat hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you for your nice words.
      Yes, air jeruk emang oke banget.

      Delete
  6. Mbaaaa so sweet banget siiiih, dr kecil bareng siblings nabung bareng trus beneran bisa pula wujudkan mimpinyaa :). Aku pernah ke Disneyland, tp ga prnh bareng Ama adek2ku. Rasanya ga mungkin sih kalo bisa pergi ber4 Ama mereka. Ada aja halangannya, apalagi adek yg bungsu takut naik pesawat. Pusing kaaan tuh :p. Jd rasanya ga mungkin kami b4 bisa libur bareng.

    Sejak pandemi aku jg rutin dan LBH aware Ama kesehatan mba. Yg tadinya ga prnh olahraga, kecuali naik turun tangga kantor bisa diitung olahrga :p, aku jd rutin tiap malam. Ikutin video YouTube aja. Lumayan bangetttt keringet bisa banjir. Yoga diliat diem aja, keringet udh kayak mandi ekwkwkwkwkwk . Tp bdn jd enak sih. Apalagi diumur segini aku pgn metabolismeku ttp kenceng, biar ga gampang gemuk :).

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bagian nabung barengnya tuh cuma pas di awalan aja,, habis itu macet acara nabung menabung itu. Trus entah gimana,, kita bisa barengan main ke Jepang dan ke Disneyland. Pas sadar, berasa amaze banget.
      Mungkin mbak liburannya jangan yang pake pesawat, road trip barengan seru juga lho.
      Iya nih, kudu banget jaga kesehatan pokoknya. Tetep sehat ya mbak.

      Delete

Thank you for reading and leaving comment :)