Navigation Menu

Love and Hate Relationship

Hubunganku dengan pantai adalah sebuah love and hate relationship

Aku selalu love untuk jumpa lagi dengan pantai, matahari, dan air asin. Bercumbu dengan ombak, goler-goler di pasir, berjemur di bawah matahari, pakai bikini dan mandi air garam. How I love beach

Cerita after the beach yang biasanya berisi tentang kulit perih terbakar matahari, gosong sebadan-badan yang bikin ibu komentar, "Kowe anak e sopo nduk? Kok ireng banget?" "Kamu anak siapa? Kok hitam sekali.", segunung pakaian lembab berbau amis karena belum kering tapi udah harus masuk ke dalam tas, dan kadang pulang dalam keadaan kedinginan karena belum tuntas mengeringkan badan selepas bermain air di pantai adalah rangkaian hate-ku dengan pantai.


Tapi seperti cerita love and hate relationship lainnya, hubungan ini terus berjalan. Kata teman, hubungan ini soal kompromi, karena nggak ada yang namanya match made in heaven, nggak ada pasangan yang benar-benar cocok sempurna.

Disclaimer: post kali ini beneran bukan soal curhat.

11 komentar:

Thank you for reading and leaving comment :)

Warung Sawah Lemah Ijo

Sekitar satu jam dari Semarang ada rumah makan dengan view sawah. Kalau biasanya rumah makan yang 'mewah' alias mepet sawah harga makanannya cenderung mahal karena mereka sengaja jual view mahal untuk orang kota yang haus lihat pemandangan alam, warung mewah ini harga menunya murah meriah.



Selain murah, makanannya enak sampai aku rela balik lagi.

19 komentar:

Thank you for reading and leaving comment :)